DETERMINANT ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS X KABUPATEN PELALAWAN

Yessi Azwar, Eva Santi, Novi Yanti, Sella Syaiti

Abstract


Anemia pada kehamilan adalah nilai Hb < 11 g/d. Anemia pada ibu hamil dapat berdampak buruk pada ibu maupun bayi yang akan dilahirkan. Ibu hamil yang menderita anemia memiliki risiko tinggi mengalami kematian, kejadian bayi berat badan lahir rendah (BBLR), infeksi terhadap janin dan ibu, keguguran, bayi lahir mati, kematian neonatal, cacat bawaan, serta kelahiran prematur. Sehingga untuk mencegah terjadinya anemia perlunya diketahui faktor-faktor yang bisa menyebabkan terjadinya anemia. Salah satu faktor pemberat terjadinya anemia adalah karna faktor gizi, usia ibu, kepatuhan komsumsi tablet Fe, dan pengetahuan ibu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Jenis penelitian ini kuantitatif, dengan desain penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional yang mana untuk mempelajari dinamika korelasi antara faktor-faktor resiko dengan efek, dengan jumlah sampel 72 orang responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik non-probality dengan menggunakan metode accidental sampling dengan kriteria ibu hamil trimester I sampai trimester III. Hasil perhitungan dengan menggunakan uji statistik chi square didapatkan adanya hubungan antara masing-masing variabel (usia ibu Pvalue= 0,001

≤ 0,05, gizi Pvaluegizi = 0,032 ≤ 0,05, kepatuhan komsumsi tablet Fe Pvalue= 0,000 ≤ 0,05, pengetahuan Pvalue= 0,002 ≤ 0,05) dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Pangkalan Kuras II Kabupaten Pelalawan.

 

ABSTRACT

 

Anemia in pregnancy is Hb value <11 g / d. Anemia in pregnant women can have an adverse impact on the mother and baby to be born. Pregnant women with anemia have a higher risk of death, low birth weight infants, fetal and maternal infections, miscarriage, stillbirth, neonatal death, congenital defects, and premature birth. So to prevent the occurrence of anemia the need to know the factors that can cause anemia. One of the factors that weighs the occurrence of anemia is because of nutritional factors, maternal age, compliance consumption of Fe tablets, and mother's knowledge. The purpose of this study was to determine the factors associated with the incidence of anemia in pregnant women. This type of research is quantitative, with correlation research design with cross sectional approach which is to study the correlation dynamics between risk factors and effects, with a sample size of 72 respondents. Sampling technique using non-probality technique by using accidental sampling method with criteria of pregnant women trimester I until trimester III. The result of calculation by using chi square statistic test showed the correlation between each variable The result of calculation by using chi square statistic test obtained is there any relation between each variable (value of mother Pvalue = 0,001 ≤ 0,05, nutrient Nutritional value = 0,032 ≤ 0,05, Simply consumption of Fe Fe tablet <0,000

≤ 0,05, knowledge Value p = 0.002 ≤ 0.05) with the incidence of anemia in pregnant women at Puskesmas Pangkalan Kuras II kabupaten Pelalawan

 

 

 

 


Keywords


umur ibu; status gizi; kepatuhan komsumsi tablet Fe; pengetahuan ibu; kejadian anemia; ibu hamilmother's age; nutritional status; compliance of Fe tablet tablets; mother's knowledge; the incidence of anemia; pregnant women

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Anam, N. & K. (2016). Hubungan Pendidikan, Pengetahuan Dan Dukungan Suami Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Tabunganen Kabupaten Barito Kuala Tahun 2016.

Astuti, P. (2012). Asuhan Kebiadanan Masa Kehamilan. Yogyakarta: Graha Ilmu. Atikah, P. (2011). Anemia dan Anemia Kehamilan (1st ed.). Yogyakarta: Nuha Medika.

Basuki, D. (2016). Gambaran Derajat Anemia Pada Ibu Hamil Di Bpm Ny. Yuherlis Setyowati, Amd. Keb Dan Bpm Ny. Harini Sugiarti, Amd. Keb Jatirejo Mojokerto.

Budiono, I. (2009). Prevalensi Dan Determinn Kejadian Aneia Pada Ibu Hamil Di Perkampungan Nelayan. Jurnal Kesehatan Masyarakat. Vol. 4. No.2.

Darlina. (2013). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Anemia Gizi. Dharma, kelana L. (2011). metodologi penelitian keperawatan. Jakata: Trans Info Media Pres.

Ellya, E. (2010). Gizi Dalam Kesehatan Reproduksi. Jakarta: Trans Info Media Pres.

Feryanto, A. (2012). Asuhan Kebidanan Patoligis (hlm. 41-42). Jakarta: Salemba Medika.

Fikriana, U. (2013). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Pusksmas Kasihan II Bantul.

Fitiriani, A. (2016). Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Pleret Bantul Tahun 2016.

Gebre, A., & Mulugeta, A. (2015). Prevalence of Anemia and Associated Factors among Pregnant Women in North Western Zone of Tigray , Northern Ethiopia : A Cross-Sectional Study, 2015.Irianti. (2014). Asuhan Kehamilan. Jakarta: Sagung Seto.

Jannah, N. (2012). Biologi Reproduksi. (M. Sandra, Ed.). AR-RUZZ MEDIA.

Karjatin, A. (2016). keperawatan maternitas. Jakarta: Pusdik SDM Kesehatan.

Kristiyanasari, W. (2010). Gizi Ibu Hamil. Yogyakarta: Nuha Medika.

Kuswanti. (2014). Asuhan Kebidanan Ibu Hamil. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.Manuaba. (2012). Ilmu Kebiadanan, Penyakit Kandungan KB untuk Pendidikan Bidan. Jakarta: EGC

Mariza, A (2016). hubungan pendidikan dan sosial ekonomi dengan kejadian anemia pada ibu hamil di BPS T Yohan Way Halim Bandar Lampung

Melorys, L. P. (2017). Faktor Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil.

Nasir, A. & A. M. (2011). Metode Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Mulia Medika.

Ningsih, A. S. (2014). Hubungan Antara Status Gizi Dan Konsumsi Tablet Zat Besi Dengan Kejadian Anemiapada Ibu Hamil Trimester III..

Notoadmojo. (2012). Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Pradila, F. et all (2015). Kepatuhan Komsumsi Suplemen Besi Dan Pengaruhnya Terhadap Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Kota Tanggerang.

Pribadi, A. (2015). kehamilan resiko tinggi. Jakarta: CV Sagung Seto.

Pudiastuti, R. (2012). Asuhan Kebidanan Pada Hamil Normal dan Patologi. Yogyakarta: Nuha Medika.

Purdewi, L. (2013). Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Anemia Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil.

Ririn, W.H (2016) Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Tegal Rejo.

Rizki, F., Lipoeto, N. I., & Ali, H. (2017). Artikel Penelitian Hubungan Suplementasi Tablet Fe dengan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Air Dingin Kota Padang, 6(3), 502–506.

Saifuddin, abdubari. (2014). Acuhan nasionl pelayanan kesehatan maternal dan neonatal. (Djoko, Ed.) (1st ed.). Jakarta: PT. Bina Pustaka Sarwono.

Setiadi. (2013). Konsep dan Praktek Penulisan Riset Keperawatan (2nd ed.).Yogyakarta: EGC.

Sujarweni, V. W. (2014). Metode Penelitian : Lengkap, Praktis, dan Mudah Dipahami. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Supariasa. (2010). Penilaian Status Gizi. Jakata: EGC.

Verney, H. (2009). Buku Ajar Asuhan Kebidanan (4th ed.). Jakarta: EGC.

WHO. (2012). Haemoglobin Concentratations for the Diagnosis of Anemia and Assasment of Saverity. WWW.who.int//vmnis/indicators/haemoglobin.pdf.




DOI: https://doi.org/10.32807/jmu.v3i2.115

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Midwifery Update (MU)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Jurnal Midwifery Update (MU)

Kampus B Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Mataram

Jalan Kesehatan no V/10 Pajang Timur Mataram NTB

View My Stats