Efektifitas Perawatan Metode Kanguru Terhadap Kualitas Tidur pada Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di RSUD Provinsi NTB Tahun 2017

Rima Asqina Fatmawati, Linda Meliati

Abstract


Latar belakang : Salah satu penyebab kematian bayi di Indonesia adalah BBLR yaitu sebesar 10,2%. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat bulan Agustus 2016 jumlah kasus BBLR yang meninggal sebanyak 149 bayi. Perawatan Metode Kanguru (PMK) sebagai cara yang efektif terutama bagi bayi BBLR dengan meningkatkan hubungan ibu dengan bayi serta membuat bayi lebih nyaman dan dapat tidur lebih tenang. Tidur merupakan momen pematangan organ tubuh dalam proses pertumbuhan perkembangan bayi. Kualitas tidur bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) dapat dikatakan cukup tidur jika bayi terbangun dalam keadaan segar serta ketika tidur dalam fase tidur tenang. Kualitas tidur bayi dipengaruhi oleh banyak hal baik dari dalam diri atau pun dari luar dirinya.

Metode : Penelitian ini menggunakan rancangan Pre Experimental dengan pendekatan One Group Pretest- Posttest dan dilakukan pada bulan Maret-Mei 2017 di ruang NICU RSUDP NTB. Besar sampel sebanyak 30 responden dan pengumpulan data menggunakan ceklist serta lembar observasi.

Hasil : Penelitian pada perawatan metode kanguru terbanyak pada PMK yang berhasil sebanyaj 26 (86.7%), kualitas tidur sebelum PMK pada hari ketiga sebanyak 28 (93.3%) sedangkan kualitas tidur setelah PMK sebanyak 27 (90%). Hasil penelitian didapatkan bahwa perawatan metode kanguru efektif terhadap kualitas tidur pada BBLR di RSUDP NTB tahun 2017 (analisis uji Fisher p value = 0.031).

Kesimpulan : Perawatan Metode Kanguru efektif terhadap Kualitas Tidur pada BBLR di RSUDP NTB tahun 2017 (p-value 0.031).

 


Keywords


Perawatan Metode Kanguru; Kualitas Tidur

Full Text:

PDF

References


Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2009). Profil Kesehatan Indonesia 2008. Jakarta (http://www.depkes.go.id/downloads/publikasi/profil%kesehatan%20Indonesia.pdf.

Riset Kesehatan Dasar Tahun 2013,Jakarta (www.depkes.go.id/resources/download/general/Hasil%20Riskesdas%202013.pdf)

Dinkes, R.I. 2015. Profil Kesehatan Propinsi NTB 2015. NTB

RSUD Provinsi NTB. (2016). Data Dalam Angka Register NICU. Mataram

Hocken berry, M.J., & Wilson, D. (2007). Wong’s Nursing Care Of Infants and Children. Missouri: Mosby, Inc., an affiliate of Elsevier Inc.

Arora, S. (2008). Kangoroo Mother Care. Nursing Journal of India, 99 (11) : 248-250. (http://www.proquest.umi.com)

Tessier et al. (2004). Kangoroo Mother Care and Bonding Hypothesis. (http://www.pediatrics.org/cgi/content/full/102

/2/e17)

Lailaningsih, S. (2016). Pengaruh Perawatan Metode Kanguru Terhadap Kualitas Tidur Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan dan RSUD Kabupaten Batang. Pekalongan. STIKES MUHAMMADIYAH.

Wong, et al. (2009). Buku Ajar Keperawatan Pediatrik ed.6 Volume 1. Jakarta: EGC

Saidah, Q., Rustina, Y &Nurhaeni N. 2011,’Penurunan Kecemasan Ibu dan Perbaikan Status BangunTidur BBLR Melalui Perawatan Metode Kanguru’, Jurnal Keperawatan Indonesia, vol. 14, no. 3, h. 197.

Rini & Nuri (2006). Gangguan Tidur pada Anak Usia Dibawah Tiga Tahun di Lima Kota Indonesia. Jurnal Sari Pediatri, Volume 7, Nomor 4, Maret 2006.

Sekartini,R. & Adi, N.P. 2006,‘Gangguan Tidur Pada Anak Usia di Bawah 3 tahun di Lima Kota di Indonesia ‘, Sari Pediatri, vol.7, No.4, hh.188-183

Shiau, S.H. (2005). Randomized Controlled Trial of Kangoroo Care With Fullterm Infants: Effects on Maternal Anxiety, Breastmilk Maturation, Breast Engorgement, and Breastfeeding Status. (http://neoreviews.aappublications.org/cgi/reprint/neoreviews;8/2/e55).




DOI: https://doi.org/10.32807/jmu.v1i1.42

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Midwifery Update (MU)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Jurnal Midwifery Update (MU)

Kampus B Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Mataram

Jalan Kesehatan no V/10 Pajang Timur Mataram NTB

View My Stats